Perencanaan SDM di Sekolah dan Lembaga Pendidikan

Kebutuhan perencanaan SDM (Sumber Daya Manusia) mungkin bagi sebagian besar sekolah dan lembaga pendidikan belum dirasa penting keberadaannya. Disisi lain terkadang muncul sebuah pertanyaan sederhana, “Kenapa ketika membutuhkan guru dan karyawan baru, kita tidak mudah mendapatkannya?”. 
Sebenarnya pemenuhan kebutuhan SDM, dalam hal ini guru dan karyawan di sekolah dan lembaga pendidikan memang tidak semudah yang bayangkan. Bahkan terkadang tidak secepat yang diharapkan oleh manajemen sekolah.

perencanaan sdm - sumber daya manusia

Lembaga pendidikan dan sekolah yang tidak melakukan perencanaan SDM, sering mengalami kendala tidak dapat memenuhi kebutuhan guru dan karyawan sesuai dengan tujuan lembaga pendidikan dan sekolah secara efisien dan efektif. Sebagai contoh terjadi hal-hal yang merugikan lembaga, seperti kesalahan dalam menerima guru dan karyawan baru serta masih banyak kasus lainnya.

Pada dasarnya produktivitas sebuah lembaga pendidikan dan sekolah akan meningkat apabila SDM yang ada di lembaga tersebut merupakan orang-orang terpilih yang sudah direncanakan dan sesuai dengan kebutuhan lembaga. Maka dari itu perencanaan SDM sekolah dan lembaga pendidikan letaknya sangat penting bagi keberlangsungan lembaga. Karena dengan adanya perencanaan permintaan dan persediaan SDM khususnya guru dan karyawan untuk masa yang akan datang dapat diramal secara sistematis. Hal ini memungkinkan para manajer HRD maupun departemennya dapat mengembangkan dan menyusun perencanaan guru dan karyawan dengan baik.

Tujuan Perencanaan SDM

  1. Menentukan kualitas dan kuatitas guru dan karyawan yang akan mengisi semua jabatan di lembaga.
  2. Menjamin ketersediaan guru dan karyawan pada saat ini maupun yang akan datang.
  3. Menghindari terjadinya mis manajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
  4. Memermudah koordinasi, integrasi, dan sinkroniasi sehingga produktivitas kerja meningkat.
  5. Menghindari kekurangan dan atau kelebihan guru dan karyawan.
  6. Menjadi pedoman dalam menetapkan program perekrutan, seleksi, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, kedisiplinan, hingga pemberhentian guru dan karyawan lembaga.
  7. Menjadi pedoman dalam melakukan mutasi dan pensiun guru maupun karyawan lembaga.

Sekarang pertanyaannya apakah lembaga kita sudah melakukan perencanaan SDM dengan baik dan benar? Jika belum mari kita mulai dari sekarang juga untuk memperbaiki lembaga kita.

Semoga bermanfaat, dan Anda boleh subscribe serta share artikel dari situs ini. Sampai jumpa di artikel manajemen SDM pendidikan selanjutnya yang terbit setiap hari Senin dan Kamis. Terima kasih

Salam Sehat Sukses Bahagia!
HR for School

Baca Juga :

Pelatihan Manajemen SDM Pendidikan Profesional Sesuai Standar SKKNI – BNSP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *