Konflik Tidak Terselesaikan?

Sebagai seorang manajer biasanya kita terjebak dalam sebuah situasi  konflik yang mungkin tidak mudah diselesaikan. Konflik yang tidak terselesaikan dengan baik, dapat merusak lingkungan kerja sekaligus orang-orang didalamnya. Oleh karena itu konflik harus mendapatkan perhatian khusus dari jajaran manajemen. Jika tidak, maka kita akan mengalami salah satu dari hal-hal berikut ini ;

  • Kehilangan karyawan terbaik yang memiliki keahlian khusus. Meskipun ketika mengundurkan diri, kita sudah meminta mereka untuk mengurungkan niatnya.
  • Keputusan buruk yang diambil oleh perorangan maupun tim, karena sibuk memusatkan perhatian pada orangnya, bukan masalah yang sedang dihadapi.
  • Keterbukaan komunikasi dan informasi menjadi terhambat.
  • Kemungkinan terjadinya sabotase terhadap pekerjaan atau kegiatan operasional lainnya.
  • Merebaknya gosip antar karyawan maupun kelompok yang dapat merusak iklim kerja dan hubungan pribadi dalam sebuah tim.
  • Menurunnya moral, semangat kerja dan motivasi kerja.
  • Masalah yang berkeaitan dengan stres akan muncul, mulai dari efisiensi yang berkurang hingga kebiasaan membolos kerja yang sangat berdampak pada kinerja organisasi.

manajemen konflik - tugas hrd - manajemen sdm

Apakah kita ingin kondisi seperti diatas terjadi dalam lingkungan kerja kita? Tentunya tidak. Maka dari itu setidaknya kita mengetahui langkah-langkah sederhana dalam mengatasi sebuah konflik. Berikut ini beberapa langkah mendasar dalam menghadapi konflik menurut Stevenin (2000).

Langkah – langkah  dalam menghadapi konflik menurut Stevenin (2000)

  1. Pengenalan
    Identifikasi kesenjangan yang ada dalam lingkungan. Minimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan dalam mendeteksi konflik.
  1. Diagnosis
    Gunakan langkah sederhana 5W+1H, Siapa, apa, mengapa, dimana, kapan dan bagaimana permasalahan itu bisa terjadi.
  1. Solusi
    Kumpulkan masukan terkait solusi yang mungkin bisa dilaksanakan dan saling menguntungkan berbagai pihak. Walaupun pada dasarnya dalam konflik pasti ada pihak yang mungkin tidak bisa terpuaskan dengan solusi yang ada.
  1. Pelaksanaan
    Laksanakan solusi yang telah disepakati bersama dengan komitmen dan integritas yang baik.
  2. Evaluasi
    Lakukan evaluasi terhadap solusi yang telah dilaksanakan, apakah dengan solusi yang dipilih telah benar-benar menyelesaikan konflik. Jika belum, maka perlu ada solusi baru yang dipersiapkan untuk menyelesaikannya.

Demikian langkah sederhana yang mungkin bisa kita lakukan dalam menyelesaikan konflik yang mungkin terjadi dalam lingkungan kerja kita. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Agenda HR for School

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *